Peluang Usaha Wisata Alternatif dan Potensinya

Sebenarnya banyak sekali potensi wisata cara lain  yg masih perlu digali dan dikembangkan sebagai peluang usaha wisata. Indonesia sangat kaya menggunakan aneka macam obyek wisata yang sangat mempesona. Dari pantai-pantainya yg sangat eksotik, panorama alam pegunungan yg dagi, hingga banyak sekali peninggalan sejarah dengan berbagai situs & peninggalan kerajaan kuno yang bernilai tinggi. Ada Borobudur yangbegitu megah, Candi Prambanan, ataupun keraton-keraton yg kaya dengan informasi dan informasi peradaban lama  .

Sayangnya konsep wisata yang dikembangkan selama ini lebih banyak terpaku dalam obyek-obyek wisata alam & sejarah. Meskipun pemasukan devisa negara dari sektor pariwisata terus meningkat, tetapi hal itu masih belum optimal. Padahal misalnya anda memahami, kita memiliki tradisi & kebudayaan yg begitu kaya, dengan beraneka ragam corak dan bentuknya. Hal ini tentunya menyimpan potensi wisata yg sangat prospektif untuk dikembangkan.

Lantas potensi wisata alternatif apa saja yang dapat dikembangkan? Salah satu model menarik adalah wisata religi yg memiliki potensi pasar cukup akbar. Makam Bung Karno yg terletak pada Blitar atau Makam Raja-raja pada Imogiri Yogyakarta merupakan beberapa lokasi yg poly  dikunjungi masyarakat untuk melakukan ziarah.

Peluang Usaha Wisata Alternatif


Begitu pula waktu Aa Gym atau Ustadz Abdullah Gymnastiar sebagai tokoh dakwah fenomenal, nir sedikit biro perjalanan wisata yg mendulang keuntungan dengan paket tour wisata religi ke pondok pesantren asuhan Aa Gym pada Bandung tadi. Begitu juga dengan Ustadz Yusuf Mansyur beserta pondok pesantrennya tak pernah sepi dari kunjungan kaum muslim yg ingin melakukan wisata religi.

Kreasi Potensi Wisata Alternatif


Wisata religi adalah salah  satu jenis wisata yg banyak peminatnya. Kaum muslim yg berusia tua nir seidkit yg ingin melakukan hal-hal baru yang berorientasi dalam keakheratan. Sehingga wisata religi pula sangat potensial untuk dikembangkan.

Bacaa juuga: Peluang Bisnis Barang Bekas

Salah satu potensi wisata alternatif yg cukup prospektif dikembangkan merupakan dengan memanfaatkan sektor industri kreatif, terutama sektor kerajinan, yang waktu ini tengah digalakkan pemerintah. Ide ini penulis peroleh lantaran terdapat teman pengrajin yg selalu mendapat kunjungan studi banding par pelaku usaha kecil berdasarkan berbagai daerah di Indonesia.

Yogyakarta memang dikenal menjadi gudangnya orang kreatif, terutama pada hal kerajinan tangan atau handycraft. Berbagai bahan dapat dibentuk menajdi produk yang bernilai hemat. Dari serat alam, pernak-pernik tanaman , kertas koran, sampai sampah pun bisa disulap menjadi produk kerajinan yg menarik & di ekspor.

Nah, tidak sedikit pemerintah daerah yang kemudian membuat program pelatihan UKM-nya dnegan mengirimkan pengrajin-pengrajin mereka ke Yogyakarta. Mereka pun tinggal dan berinteraksi menggunakan para pengrajin di Yogyakarta. Hal ini tentu saja merupakan peluang usaha wisata cara lain  yg sangat potensial dan prospektif buat dikembangkan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+